Media Ukkiri—Aliansi Masyarakat sipil dan Mahasiswa peringati Aksi Kamisan Makassar ke-100, Mewarisi Perlawanan dengan Membangun Kekuatan Rakyat, berlangsung di FlyOver. Makassar, Kamis (05/11/2026).
Dalam aksi kali ini tidak hanya orasi diatas mimbar, tetapi menghadirkan beberapa penampilan yang di hadiri oleh Musikal Spasi UKM Seni UMI, Musikalisasi Puisi Komunal PBB, Dilus X XND Method, Puisi BEM FIS- H UNM. Dalam bentuk seni sebagai perlawanan.
Ian Hidayat, selaku Staf Sipil dan Politik Lembaga Bantuan Hukum Makassar (LBH), menyampaikan Kamisan ke 100 ini menolak Pelanggaran HAM masa lalu yang dibunuh dan belum diketahui kebenarannya.
“Ingatan yang coba teman-teman bawa yaitu pelanggaran ham dan impunitas yang terjadi di negara kita ini”, ungkapnya.
Abdul, Selaku Kordinator Mimbar, mengatakan ingin membangun kesadaran terhadap keterbatasan sipil dalam demokrasi yang di pengaruhi oleh militer.
“Kami mengajak masyarakat terlibat bersama untuk menyampaikan keresahan bahwa negara hari ini selalu memakai militer, premanisme dan aktor lainnya”, pungkasnya.
Reporter: Sry Wardani
Editor: Redaksi

