masukkan script iklan disini
LAPMI, UKKIRI' - Penyambutan Mahasiswa Baru (PMB) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) di Kampus II Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar berjalan pincang. Pasalnya PMB yang diselenggarakan tidak direstui oleh pihak birokrasi fakultas tersebut.
Pembakaran
atribut mahasiswa baru di depan Kampus UIN membuat panitia PMB FEBI
merasa kecewa.
“Fakultas sangat
tidak terlihat sebagai seorang pendidik, seorang intelektual. Mereka terlihat
sebagai penguasa yang seenaknya saja pada temna-teman mahasiswa baru. Dia tidak
memikirkan proses pembuatan ini,” ujar Muhammad Ashabul Kahfi, salah satu
panitia PMB FEBI.
Ia juga
menjelaskan tentang negosiasi panitia kepada pihak fakultas untuk tidak
membakar atribut-atribut mahasiswa baru.
Namun, negosiasi tersebut mendapat jalan buntu. Pihak fakultas tetap membakar
atribut itu.
Atribut yang
berbentuk pedang dan perisai itu bertuliskan kata penolakan terhadap UKT BKT.
Tak ada kejelasan mengenai mengapa pihak fakultas menolak kegiatan PMB yang
telah dikonsepkan oleh para panitia mahasiswa.
“Terkait masalah
penolakan kegiatan ini, pihak fakultas tidak menerima konsep tentang penolakan
UKT BKT," lanjut mahasiswa yang akrab disapa Kepa itu.
Setelah
pembakaran atribut mahasiswa baru. Pihak fakultas kemudian mencabut
spanduk-spandunk yang telah susah payah dibuat oleh panitia. Belum diketahui
siapa yang mencabut spanduk tersebut.(mnm)
Penulis: Rahmad Adri
Editor: Naufal Mahdi
Penulis: Rahmad Adri
Editor: Naufal Mahdi

