Iklan

Kemana Sema Fakultas Adab?

Lapmi Ukkiri
23 April 2017
Last Updated 2020-06-23T04:33:18Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini
Senat Mahasiswa (Sema) merupakan lembaga legislatif yang berada di fakultas. Tugas dan fungsi Sema itu sendiri adalah mengawasi setiap pendanaan dan semua program kerja yang di laporkan oleh Dewan Mahasiswa (Dema) dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ).

Namun, apa yang terjadi bila tidak ada Sema dalam struktur kelembagaan yang ada di fakultas? Pastinya struktur kelembagaan tersebut tidak akan berjalan dengan sempurna. Itulah yang terjadi di Fakultas Adab dan Humaniora (FAH).

Saat ini dalam kepengurusan periode 2017-2018 tidak ada SEMA di dalam struktur kelembagaan. Menurut Ketua Lembaga Penyelenggara Pemilma (LPP) Fakultas Adab dan Humaniora (FAH), Muhammad Syamsul Abdullah, ia mengatakan bahwa  LPP sendiri telah mengusahakan adanya Sema tetapi tidak adanya wakil dari ke-empat jurusan yang mendaftarkan diri.

Dirinya juga menambahkan bahwa kebanyakan mahasiswa tidak mengetahui fungsi dan tugas pokok dari Sema yang mengakibatkan tidak adanya pendaftar, “kebanyakan teman-teman hanya menganggap Sema itu sekedar nama dan tidak memiliki program kerja padahal sebetulnya jika disamakan dengan institusi negara  itu hampir sama dengan lembaga MPR yang memang memiliki fungsi pengawasan dan fungsi anggaran yang bisa dijalankan,” imbuhnya.

Wakil Ketua Sema Periode 2016-2017 itu menyesalkan bahwa dengan tidak adanya Sema dalam struktur kelembagaan di FAH menjadikan lembaga legislatif yang ada di fakultas menjadi tidak sempurna karena tidak adanya fungsi pengawasan. “Jika dikatakan tidak sempurna, yah memang tidak sempurna karena hanya otoritas Dema dan HMJ yang menjalankan.”

Dirinya secara pribadi sangat kecewa dengan tidak adanya Sema, sebab kurang pekanya mahasiswa terhadap lembaga-lembaga yang ada di fakultas.

LPP sendiri pun menampik tudingan bahwa kurangnya sosialisasi yang mengakibatkan kurangnya orang yang mendaftar untuk Sema.

“Kalau dikatakan kurangnya sosialisasi saya kurang sepakat karena LPP sendiri sudah membuka 2 kali pendaftaran namun lagi-lagi kurangnya minta dari mahasiswa yang mengakibatkan hal seperti ini terjadi. Padahal seharusnya LPP hanya bisa membuka pendaftaran maksimal 1 kali, tetapi kami berharap ada Sema di Fakultas Adab makanya kami membuka kembali pendaftaran untuk yang kedua kalinya, namun kembali tidak ada orang yang mendaftar,” ungkapnya

Wakil Dekan III bidang Kembahasiswaan, Dr. Abd. Muin, M.Hum, juga menanggapi hal tersebut. Ia mengatakan bahwa, tidak adanya Sema adalah hal yang wajar.

“Hal yang seperti ini wajar terjadi malah di fakultas lainnya Dema-nya yang tidak ada. Yang tidak wajar itu ketika kita tidak membuka pendaftaran untuk anggota Sema, tapi kan kami sudah membuka malah sampai 2 kali. Tetapi tidak ada juga yang mendaftar,” tegasnya.

Lebih lanjut ia menebak bahwa ini terjadi karena mahasiswa menganggap bahwa dana Sema tidak ada,“ seperti tahun lalu, dana Sema tidak ada. Makanya mahasiswa menganggap bahwa Sema ini tidak jelas,” tutupnya.

Penulis : Rezky Amelia Jumain

Editor : Muhammad Naufal Mahdi
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl