masukkan script iklan disini
![]() |
| ilustrasi: net |
Oleh: Izhar Mushawwir
Terhadap sinar mentari pagi; selalu ada
pesan rindu yang hendak tersampaikan
Disela hembusan angin pagi yang lembut,
saat itu juga ku mulai menyebutkan sebuah
nama di ujung lisan ku. Nama yang
kusematkan
alamat rindu padanya dan aku tetap pada rasa yang sama
Sebab boleh jadi rindu, dan cinta berawal dari diam
berangkat dalam do’a yang dilangitkan dalam sujud panjang
dan pengharapan tak bertepi; berlabuh dalam bahtera yang penuh
keberkahan...
Semoga alamat kerinduan ini senantiasa tersampaikan
untukmu yang disana; yang berhasil memberikan
sebuah luka namun tak berdarah; itulah rindu....

