masukkan script iklan disini
HMI Komisariat Adab
dan Humaniora menggelar Rapat Kerja Anggota (RAK), Selasa (05/12).
RAK yang merupakan
pengambilan keputusan tertinggi di komisariat ini mengangkat tema Menuju
Pemimpin Berkepribadian Muslim Intelektual Profesional. Tema ini di angkat
karena melihat kedepannya HMI adalah sebuah wadah yang didalamnya ditempa
kader-kader yang memiliki kepribadian muslim, dan diperkuat dengan cakupan ilmu
perngetahuan yang dapat di interpretasikan dalam realitas masyarakat dalam
konteks kampus maupun dalam ranah berbangsa dan bernegara.
"Kami menjadikan
momentum ini untuk mengeluarkan konsep-konsep lebih ke proses pengkaderan demi
terciptanya tujuan HMI yang termaktub dalam pasal 4. Dan olehnya itu kami
mencoba menghadirkan pemimpin lewat RAK ini yang nantinya bisa menjadi cerminan
bagi HMI Kom. Adab kedepannya," ungkap ketua panitia, Muh. Syahrul
Mubarak.
Lanjutnya, ia
mengatakan bahwa dengan diangkatnya tema ini menjadikan semua didalam diri
kader harus memiliki kualitas insan cita dan kemudian mengejawantahkan dalam
pribadi yang beranjak dari nilai-nilai islam.
Dalam RAK kali ini,
Muhammad Syamsul Abdullah terpilih menjadi Ketua Umum periode 2017-2018 dengan
perolehan suara terbanyak yakni 93 suara. Ada banyak pekerjaan rumah yang harus
dikerjakan oleh Syamsul salah satunya proses perkaderan yang harus terus
dilanjutkan dan kajian-kajian dalam lingkup HMI.
"Budaya-budaya
kajian ini yang insyaAllah akan terus kami lanjutkan karena itu adalah salah
satu yang menopang bagi seluruh kader untuk meningkatkan tingkat
intelektualnya. Dan selanjutnya adalah solidaritas dari semua pengurus tentunya
yang harus selalu kita jaga demi menjaga keutuhan dan kebersaam di HMI Kom.
Adab ini," kata Syamsul
Tidak hanya itu,
Syamsul juga menyinggung sedikit tentang pola kaderisasi yang akan dirancang
agar rana organisasi tetap berjalan.
"Tidak kita
pungkiri bahwa kaderisasi memang merupakan hal yang sangat penting. Apalagi
dalam konstitusi anggaran dasar pasal 8 mengatakan bahwa perkaderan merupakan
jantung dari sebuah organisasi. Dan kami berharap metode perkaderan yang
nantinya kita terapkan itu kemudian sesuai dengan kebutuhan para kader yang
harusnya kita penuhi. Jadi kiranya kami akan menyesuaikan kebutuhan apa saja
kebutuhan bagi para kader dan metode-metode apa yang harus kami gunakan dan itu
akan saya komunikasikan dengan para pengurus setelah pelantikan."
Imbuhnya.
Ada banyak sekali
harapan-harapan dalam terpilihnya ketua umum baru ini. Harapan itu juga muncul
dari Ketua Umum Demisioner, Ainul Yaqin Usman. Ia berharap pada RAK kali ini
bukan akhir dari proses bagi pengurus atau presidium dalam ber-HMI.
"Ini hanyalah
proses dari ber-HMI, dan semoga apa yang menjadi keputusan pada RAK kali ini
itu disepakati oleh seluruh kader. Dan membantu dan mengawal setiap aktivitas
organisasi agar apa yang organisasi harapkan bisa terwujud sesuai dengan tujuan
HMI."
Lanjutnya ia berharap
pada kepengurusan yang dinahkodai oleh Muhammad Syamsul Abdullah ini tetap
merangkul dan intens melakukan komunikasi baik terhadap alumni maupun
kader-kader serta melakukan penataan ulang kader sehingga kader yang tidak
sempat dirangkul kemudian dirangkul kembali oleh ketua umum formatur ini
Penulis: Rezky Amelia Jumain

