Iklan

Sinergi Lurah Mario Pulana dan BKKBD Kecamatan Camba: Mengubah Paradigma Petani Menuju Keluarga Berencana Berkualitas

Lapmi Ukkiri
23 April 2026
Last Updated 2026-04-23T14:23:02Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini


Media Ukkiri – Upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat perdesaan terus di tingkatkan melalui terobosan strategis. Kali ini, Lurah Mario Pulana, Bakti Setiawan mengambil peran aktif dengan bersinergi bersama penyuluh BKKBD Kecamatan Camba untuk mengusung program "Petani Ber-KB". Inisiatif ini tidak hanya sekadar program kesehatan, tetapi merupakan langkah transformatif untuk membangun ketahanan ekonomi dan kualitas sumber daya manusia di lingkungan agraris.


Selama ini, masyarakat perdesaan cenderung memegang teguh filosofi "banyak anak, banyak rezeki". Namun, Bakti dan tim penyuluh BKKBD di Kecamatan Camba kini berupaya memberikan pemahaman baru bahwa di era modern, "keluarga berkualitas adalah rezeki yang sesungguhnya."


Program ini hadir sebagai jawaban atas tantangan kualitas hidup petani. Dengan merencanakan jumlah serta jarak kelahiran anak, keluarga petani dapat lebih fokus memastikan setiap buah hati mendapatkan nutrisi yang cukup, akses pendidikan yang layak, dan pendampingan tumbuh kembang yang optimal. Implementasi program ini dilakukan secara masif dan menyentuh hingga ke tingkat desa. Melalui pengembangan Kampung Keluarga Berkualitas, akses informasi dan layanan kontrasepsi dibuat lebih mudah dan inklusif.


Petani kini dibekali edukasi mengenai berbagai metode kontrasepsi yang sesuai dengan kebutuhan medis dan gaya hidup mereka, mulai dari pil KB, suntik, implan, hingga IUD (spiral). Kehadiran penyuluh lapangan menjadi ujung tombak dalam memecah tabu dan memberikan edukasi yang transparan, sehingga layanan KB dapat diterima dengan terbuka oleh masyarakat setempat.


Lebih dari sekadar kesehatan, program ini memiliki korelasi kuat dengan produktivitas pertanian. Dengan manajemen keluarga yang terencana, beban ekonomi rumah tangga menjadi lebih terukur dan stabil.


"Keluarga yang terencana memiliki kemampuan pengelolaan sumber daya yang lebih baik. Ketika jumlah anggota keluarga proporsional, tenaga dan biaya dapat dialokasikan lebih fokus pada pengembangan lahan pertanian yang berkelanjutan," jelas perwakilan inisiator program.


Program "Petani Ber-KB" di Kecamatan Camba menjadi bukti bahwa perencanaan keluarga adalah investasi jangka panjang. Dengan menurunkan risiko kematian ibu dan bayi, menjaga kesehatan reproduksi, serta meningkatkan kualitas pendidikan generasi penerus, Bakti dan BKKBD tengah membangun pondasi bagi desa yang lebih maju.


Diharapkan, sinergi ini menjadi inspirasi bagi wilayah lain bahwa masa depan sektor pertanian tidak hanya bergantung pada luas lahan, tetapi juga pada kualitas keluarga yang mengelolanya. Dengan perencanaan yang matang, kesejahteraan petani bukan lagi sekadar harapan, melainkan kenyataan yang bisa diraih.


Editor : Redaktur
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl