masukkan script iklan disini
LAPMI, UKKIRI' - Himpunan
Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Gowa Raya dalam memperingati hari lahirnya
Pancasila yang baru-baru ini dilaksanakan pada tanggal 1 Juni lalu kemudian
menggelar Sharing Session dan Buka Puasa
Bersama dengan mengangkat tema “Paradigma Pancasila (Respon Terhadap Fenomena
Tenaga Kerja Asing), yang berlangsung di Gedung Auditorium UIN Alauddin
Makassar kampus II Samata, Gowa. Selasa (05/05/18).
Kegiatan ini
dihadiri oleh HMI Komisariat se-Cabang Gowa Raya, salah satu komisariat yang
menghadiri acara ini adalah HMI Kom. Tarbiyah. Ketua Umum HMI Kom. Tarbiyah
Fatur Rahman, yang juga ikut meramaikan acara ini mengatakan “Sebagai peserta
yang menghadiri acara ini, kami mendapatkan ilmu baru. Panitia menghadirkan
pemateri yang skala nasional. Dan dengan adanya acara ini bisa menjadi
acara perekat untuk HmI Komisariat sejajaran Cab. Gowa Raya dalam menjalin tali
silaturahmi di bulan Ramadhan ini”.
Dalam kegiatan
ini panitia tidak tanggung-tanggung dalam menghadirkan pemantik luar biasa dari
skala nasional seperti H. A. M. Iqbal Parewangi (Anggota DPD/MPR RI), Taufik
Husani (Ketua Umum BADKO HmI SULSELBAR, dan LETKOL. Arh. Nur Subekhi (DANDIM
1409 Gowa).
Mengenai tema
luar biasa yang diangkat pada kegiatan ini, Ketua Panitia, Ardiansyah mengemukakan
alasan dalam memilih tema tersebut kerena melihat keadaan di Indonesia pada
hari ini.
“Alasan kami mengangkat tema tersebut karena melihat hari ini Tenaga
Kerja Asing (TKA) mengambil alih peran masyarakat setempat di dunia pekerjaan,
ini terlihat lebih menguntungkan bagi TKA itu sendiri dan merugikan masyarakat
setempat, karena meningkatkan angka
pengangguran di Indonesia dan mengurangi angka mengangguran di luar negeri”,
tuturnya.
Kegiatan ini yang
sempat dihadiri oleh Ketua Umum BADKO SULSELBAR, Taufik Husaini, ketika ditanya mengenai
kesannya dalam menghadiri acara ini, beliau sangat mengapresiasi acara ini.
Beliau juaga menyampaikan harapannya untuk HMI Cab. Gowa Raya.
“Perlu adanya
kegiatan seperti ini untuk membangun SDM kader, dan mengembangkan
lembaga-lembaga profesi yang ada. Selain itu yang harus kita pahami bahwa
perlunya kita meningkatkan pengkaderan, karena jantung untuk merawat setiap
organisasi ekstra itu di wilayah pengkaderannya. Jadi harapan saya tetap
melanjutkan proses pengkaderan dan membuka ruang-ruang diskusi”. Beliau juga
menambahkan pandangannya tentang tema yang diangkat pada
kegiatan ini.
“Saya pikir Pancasila sudah menjadi jawaban atas dinamika
kebangsaan pada hari ini, sisanya yang harus kita kawal bersama adalah
bagaimana penerapan Pancasila itu sendiri. Di Pancasila ayat 5 yaitu keadilan
sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dan UUD pasal 33 ayat 3 yang berbunyi
bahwa semua kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dipergunakan untuk
kesejahteraan rakyat. Nah ini menjadi pertanyaan, apakah semua yang terkandung dalam Pancasila dan UUD sudah
di pergunakan dan diperuntukkan untuk rakyat Indonesia”.
Ketua Umum HMI
Cabang Gowa Raya, Andi Jimmy Rusman, ketika sempat ditanya
mengenai program kerja HMI Cab. Gowa Raya, beliau menjalaskan bahwa acara ini termasuk
dalam program kerja.
“Alhamdulillah, ini adalah salah satu program kerja kami
pengurus HMI Cab. Gowa Raya yang dilaksanakan pada bulan Ramadan. Kita memanfaatkan
momentum bulan puasa ini untuk mengadakan diskusi atau Sharing Session untuk
memahami hal-hal yang terjadi di negara kita sendiri. Waktu kami menjabat
sebagai pengurus cabang tidak lama lagi, ada beberapa kegiatan lagi yang akan
kami laksanakan, dan hal yang paling penting dan wajib kita laksanakan adalah Intermediate Training (LK 2 ). Kapannya
belum bisa kami pastikan, tapi insya Allah pada bulan Agustus atau September
mendatang.” Ungkapnya.
Adapun harapan yang disampaikan beliau mewakili
pengurus HMI Cab. Gowa Raya untuk HMI Komisariat sejajaran agar tetap
bersinergi, tetap menjalankan silaturahmi, karena Pengurus Cabang dan
Komisariat adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan.
Penulis: Rini Asriasni
Editor: Rezky Amelia Jumain

